Kamis, 10 November 2011

PENDIDIKAN SEKS REMAJA

PERKEMBANGAN SEKS REMAJA
Psikolog: Dewi Ulfah Arini, Psi.


Pada umumnya manusia menginjak usia remaja mulai mengalami kematangan seksual. Secara fisik kematangan seksual usia remaja muncul pubertas yang menunjukkan mulainya kehidupan reproduktif dewasa. Pada remaja putri, ciri-ciri fisik awal yang nampak adalah membesarnya puting dan payudara yang merupakan keindahan yang mengawali kesempurnaan sebagai wanita. Di sekitar kemaluan dan ketiak mulai tumbuh rambut, lemak badan juga bertambah di sekitar bagian pinggul termasuk bagian perut dan atas paha, sehingga terbentuklah tubuh khas wanita yang indah. Ciri lain yang muncul adalah mulainya siklus menstruasi. Menstruasi awal yang terjadi pada remaja putri biasanya dialami antara usia 10 tahun sampai usia 16 tahun.

Mengatasi gangguan haid

Gangguan haid bisa terjadi pada setiap wanita, seperti rasa nyeri saat haid dan ketidakteraturan haid. Langkah-langkah yang dapat dilakukan yaitu :

   1. Memeriksakan diri jika terjadi gangguan pada masa-masa haid yang timbul secara berturutan;
   2. Mengatur pola pikir terhadap pekerjaan yang dijalani yang dapat mengatasi konflik emosional;
   3. Berpikir positif terhadap kodrat sebagai wanita bahwa pasti mengalami haid, yang bukan merupakan sesuatu yang asing atau sesuatu yang ditakuti;
   4. Pola hidup yang teratur, berusaha memenuhi hari-harinya dengan kegiatan yang positif dan menyenangkan, bersikap wajar terhadap makanan berkualitas tinggi, dan istirahat yang cukup.

sumber: dari berbagai sumber perkembangan Remaja, 2010

Senin, 24 Januari 2011

KEPRIBADIAN ANAK

Kenali Tipe Kepribadian Anak Anda
Oleh: Dewi Ulfah Arini, Psikolog
Psikolog dari Lembaga Konsultan ToBee
   
Sebagai orangtua tentu pantas mengetahui dan paham benar tipe kepribadian sang buah hati. Kepribadian itu berbeda-beda. Berikut dipaparkan beberapa tipe kepribadian anak.

1. PEMARAH
Merupakan tantangan bagi orangtua, karena tipe pemarah agak sulit. Anak akan mengekspresikan apa saja yang tidak ia sukai atau ia tidak setujui dengan marah. Hal ini tentu harus dikendalikan, karena hampir semuanya diperlakukan dengan marah. Orangtua sebaiknya mengantisipasi apa saja yang bisa membuat ia marah. Saat anak marah lekaslah menengkannya. Anak pemarah biasanya kurang perhatian, oleh karena orangtua harus mulai memperhatikan anak lebih baik dan tulus.

2. PENDIAM
Sikap diam dan cenderung pasif akan membuat anak kehilangan banyak teman. Jangan biarkan anak berdiam lama, karena memungkinkan ia masuk dunia yang tak akan pernah dimengerti siapapun yang menjadikan sulit orangtua mengetahui siapa ia sebenarnya. Cara terbaik, selalu libatkan ia dalam kehangatan keluarga. Jika ia mulai diam, lakukan sesuatu yang menarik perhatiannya. Lakukan hampir setiap ia akan diam, harapannya agar diam yang menjadi kebiasaannya hilang.

3. BERSAHABAT
Anak ini lebih unggul dari yang lain. Karena dengan sikap bersahabat, ia dengan sendiri dapat membuka pikiran dan bergaul baik dengan siapa saja. Pikiran sang anak selalu dalam keadaan positif. Ia mampu menyelami banyak permainan. Orangtua lebih baik menemani dan mendorong bakat alaminya dari belakang. Terapkan sikap waspada kepada anak yang bersahabat, karena tidak selalu ia dalam keadaan aman.

4. KERAS KEPALA
Ia memiliki pendapat sendiri dan tidak mau diatur. Selami ia lebih tenang, dengan lebih sabar karena anak keras kepala akan banyak memancing emosi. Lihatlah keinginan anak yang sebenarnya. Jika sudah tahu, jangan turuti keinginannya. Melainkan ajarkan sebuah usaha untuk meraihnya. Temani ia dengan sabar dan hindari pemaksaan. Ingat, anak keras kepala bisa menjadi manja dan tidak mandiri.

5. EGOIS
Anak egois lebih memiliki ketakutan lebih dari pada yang normal. Ia menjadi tidak peduli pada teman karena takut apa yang dikerjakannya tidak sempurna. Ia juga takut disaingi. Sebaiknya mengajari untuk berbagi dari hal-hal kecil terlebih dahulu. Mintalah anak untuk berbagi barang atau hadiah kepada adik atau kakaknya. Sambil memberitahu bahwa ia tidak akan kehilangan apapun jika berbagi.


6. PEMALAS
Anak yang sering dibantu dalam melakukan kegiatannya akan menjadi pemalas. Boleh membantu anak hanya pada awalnya. Biarkan anak menyelesaikan tugas yang ia miliki. Tuangkan waktu Anda untuk mendengar apa yang diinginkannya. Dari cerita sang anak Anda bisa tahu apa yang menyebabkannya malas dan segeralah bantu ia memperbaiki  itu. Anak malas jangan dimanja.

7. PERFEKSIONIS
Anak-anak tidak bisa menjadi perfeksionis jika bukan karena tuntutan lingkungannya termasuk orangtua. Anak yang dari awal dilatih untuk mengerjakan suatu hal dengan sempurna, jika salah sedikit dihukum. Sifat ini membahayakan dirinya yang masih anak-anak. Anak perfeksionis lebih tertekan secara psikologis dari pada anak biasa. Wajib bagi orangtua memberi penjelasan agar melakukan sesuatu tidak harus menjadi juara. Asal sudah berusaha maksimal itu sudah bagus.

8. SUKA NGAMBEK
Anak suka ngambek cenderung manja. Apa-apa yang ia ingin selalu dituruti. Lambat laun hanya akan menyusahkan saja. Orangtua baik akan menunda memenuhi keinginnanya. Mulailah memberi tekanan-tekanan kecil pada anak yang suka ngambek. Butuh kesabaran ekstra dari orangtua mengatasi anak suka ngambek ini. Jelasnya, jangan asal banyak menuruti anak.

9. PASIF
Anak pasif lebih lamban dan tidak banyak semangat terlihat pada dirinya. Lakukan pendekatan kekeluargaan. Libatkan secara aktif dalam kegiatan keluarga dan permainan yang seru. Buatkan jadwal rutinitas untuknya sehingga bisa memicu pikiran aktif. Selalu memberi dukungan dalam kegiatannya, meskipun sedikit.

Sumber: Buku Jenis Perkembangan Anak
oleh: PanicSurfer     Pengarang : healthyday

Senin, 17 Januari 2011

PSIKOLOGI BALANCE LIFE

KESEIMBANGAN HIDUP
Oleh: Dewi Ulfah Arini, Psikolog


Brian Dyson, mantan Eksekutif Coca Cola, pernah menymapaikan pidato yang sangat menarik, " Bayangkan hidup itu seperti pemain akrobat dengan LIMA bola di Udara."
Anda bisa menamai bola itu dengan sebutan :

1. Bola Pertama --> PEKERJAAN
2. Bola Kedua     --> KELUARGA
3. Bola Ketiga    -- > KESEHATAN
4. Bola Keempat --> SAHABAT
5. Bola Kelima  --> SEMANGAT

Anda semuanya harus menjaga semua bola itu tetap diudara dan jangan sampai ada yang terjatuh. Suatu saat, ketika situasi mengharuskan Anda melepaskan salah satu diantara LIMA BOLA tersebut, maka lepaskanlah PEKERJAAN, karena pekerjaan adalah BOLA KARET.

Pada saat anda menjatuhkannya, sau saat ia akan melambung kembali, namun 4  BOLA  lain seperti : KELUARGA, KESEHATAN, SAHABAT dan SEMANGAT dalah BOLA KACA.
Jika Anda menjatuhkannya, akibatnya bisa sangat fatal !

Bryan Dyson mencoba mengajak kita hidup secara seimbang.

Pada kenyataannya, kita terlalu menjaga PEKERJAAN adalah Bola Karet, bahkan kita mengorbankan KELUARGA, KESEHATAN, SAHABAT dan SEMANGAT demi menyelamatkan BOLA KARET tersebut.

Demi uang atau Pekerjaan, kita mengabaikan Keluarga. 
Demi meraih sukses dalam pekerjaan, kita jadi workaholic dan tidak memperhatikan kesehatan.

Bahkan demi Uang atau Pekerjaan, Kita rela menghancurkan hubungan dengan Sahabat yang telah kita bangun bertahun-tahun lamanya.

Bukan berarti pekerjaan tidak penting, jangan sampai Pekerjaan atau Uang menjadi BERHALA dalam hidup kita.

 Ingatlah, kalaupun kita kehilangan uag masih bisa diari lagi,  tapi jika keluarga sudah terjual, kemana kita bisa membelinya kembali ?

Uang hilang masih bisa dicari, tapi apakah kita bisa membeli Sahabat? Uang hilang masih bisa dicari, tapi apakah kita bisa memulihkan Kesehatan kita secara normal jika jita terkena penyakit kritis?
JAGALAH PRIORITAS HIDUP ANDA TETAP SEIMBANG.